15 Potret Konser 50 Tahun God Bless Berlangsung Meriah, Sukses Pecahkan Rekor MURI Sebagai Grup Rock Tertua yang Masih Berkarya
11 November 2023, 10:38 WIB
Grup legendaris God Bless mencatat sejarah. Berikut selengkapnya.
Grup legendaris God Bless mencatat sejarah dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Grup Band Genre Rock Tertua yang Masih Berkarya. Berikut selengkapnya.
Penghargaan ini diberikan God Bless beberapa saat sebelum mereka naik ke atas panggung dalam gelaran Indofood presents God Bless Konser Emas 50 Tahun with Tohpati Orchestra yang digelar di Istora Senayan pada Jumat (10/11/2023).
Konser ini dibuka oleh Padi REBORN, kemudian Helmy Yahya sebagai pemandu acara, memperkenalkan perjalanan God Bless dalam industri musik Indonesia. Helmy Yahya menyampaikan kisah perjalanan tersebut dengan mengakhiri acara secara kreatif melalui puisi yang mencakup judul-judul lagu mereka.
Melihat dari perjalanan itu, God Bless mendapatkan rekor MURI. Andre sebagai perwakilan dari MURI, memberikan penghormatan kepada band yang beranggotakan Donny Fattah (bas), Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Abadi Soesman (kibor), dan Fajar Satritama (drum) itu.
"Pada hari ini, dalam perjalanan 50 tahunnya, band bergenre rock God Bless mencatatkan sebuah pencapaian luar biasa yaitu Grup Band Genre Rock Tertua yang Masih Berkarya,” ujar Andre di atas panggung.
God Bless membuka konsernya lewat lagu Musisi, dan Bla Bla Bla. Setelah kedua lagu itu dibawakan, kemudian bassis God Bless, Donny Fattah digantikan additional player karena kondisi kesehatannya. “Iya tadi teman kami Donny harus turun karena kesehatan ya. Doakan dia,” kata Iyek.
Meski digantikan additional player, tapi God Bless tetap memberikan penampilan terbaiknya di hadapan penonton. God Bless melanjutkan aksi panggungnya lewat lagu Selamat Pagi Indonesia, Menjilat Matahari, Cermin, Maret 1989, Balada Sejuta Wajah, Syair Kehidupan, Sudahlah Aku Pergi, dan Huma Diatas Bukit.
Konser emas 50 tahun God Bless semakin seru. Di tengah-tengah pertunjukan, mereka menghadirkan beberapa kolaborasi musisi ternama. Pertama, God Bless berkolaborasi denhan Eet Sjahranie dan Kotak lewat lagu Serigala Jalanan. Kemudian bersama Kaka Slank, God Bless menyanyikan lagu Zakia.
Meski usia empat personel God Bless, Achmad Albar, Ian Antono, Donny Fattah, dan Abadi Soesman sudah 70-an, tapi penampilan mereka di atas panggung begitu enerjik. Bahkan, semangatnya tak kalah dengan band-band yang usianya jauh lebih muda dari mereka.
Selain itu, suara Achmad Albar sebagai vokalis God Bless juga patut diacungi jempol. Pasalnya, suaranya tetap terjaga meski usia sudah tak muda lagi. God Bless menutup aksi panggungnya lewat tiga lagu terakhir. yakni Kehidupan, Semut Hitam, dan Rumah Kita.
Dalam momen ini, God Bless tampil dengan formasi lengkap dengan kembalinya Donny Fattah berada di atas panggung. Secara keseluruhan sebanyak 17 lagu berhasil dibawakan God Bless secara sempurna dari atas panggung.
Mendapat penghargaan dari MURI, Hendra Lie, manajer pertama God Bless di era 1970-an mengaku bangga.
"Terima kasih. Saya mewakili God Bless untuk menerima penghargaan dari MURI," ucap Hendra, disambut tepuk tangan meriah penonton.
Hendra juga mengajak penonton untuk mendoakan kesuksesan konser emas God Bless dengan Tohpati Orchestra yang diselenggarakan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang dipromotori oleh Northstar Entertainment, dengan tata kelola pertunjukan oleh Megapro Communication, serta dukungan penuh dari Mata Elang Production.
Selain penampilan prima dari para musisi, tata lampu dan layar pun tak kalah kece. Begitu memanjakan mata, konser ini menjadi sulit dilupa oleh siapapun yang hadir.
Aksi panggung yang begitu total dari seluruh penampil juga memberikan pengalaman menarik bagi para pecinta musik Tanah Air yang menonton malam itu.