Insanul Fahmi Ngaku Masih 50-50, Belum Talak Wardatina Mawa
27 February 2026, 16:45 WIB
Insanul Fahmi mengaku belum menjatuhkan talak ke Wardatina Mawa, mempertimbangkan untuk ikhlas.
Kabar mengejutkan datang dari rumah tangga Insanul Fahmi dan selebgram Wardatina Mawa. Istri pertama Insanul tersebut dikabarkan telah melayangkan gugatan cerai terhadap suaminya di Pengadilan Agama (PA) Medan. Menanggapi hal tersebut, Insanul Fahmi akhirnya buka suara melalui wawancara virtual dan mengungkapkan isi hatinya.
Insanul mengaku kaget dengan langkah drastis yang diambil oleh Wardatina Mawa. Ia mengungkapkan bahwa dirinya masih bimbang dalam menyikapi gugatan tersebut, antara mengikhlaskan perpisahan atau terus memperjuangkan keutuhan rumah tangganya demi anak.
Simak juga berita lainnya di Liputan6.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
"Ya sebenarnya sih ada kagetnya, ada pikiran kayak masih 50-50 lah untuk mempertimbangkan mencoba untuk ikhlas atau untuk coba memperjuangkan gitu kan. Karena kalau dipikir-pikir, sebenarnya satu sisi ada anak kayak gitu kan, satu sisi juga ini sudah berlarut-larut gitu kan," ujar Insanul Fahmi pada awak media lewat zoom, Jumat (27/2/2026).
Latar belakang masalah rumah tangga mereka memang sudah menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Isu keberadaan istri siri, Inara Rusli, dan campur tangan pihak luar diduga menjadi pemicu keretakan hubungan pasangan ini hingga berujung gugatan di Medan.
Terkait rumor yang menyebutkan bahwa dirinya telah menjatuhkan talak kepada Wardatina Mawa melalui pesan singkat, Insanul membantah keras. Ia menegaskan tidak pernah mengucapkan kata cerai atau talak kepada istri sahnya tersebut.
"Nggak, nggak. Saya nggak pernah talak melalui handphone, saya nggak pernah talak. Saya ngerasa tidak pernah menalak," tegasnya.
Meski demikian, Insanul tak menampik adanya kekecewaan mendalam di dalam dirinya.
Ia menyayangkan mengapa permasalahan rumah tangga yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan kini harus berujung di meja hijau Pengadilan Agama Medan.
"Kalau dari saya sendiri pasti inginnya mempertahankan. Tapi kita melihat kondisi ini sudah sangat ini ya, carut-marut, sudah berlarut-larut. Nggak baik juga jadi konsumsi publik semuanya," pungkas Insanul.