Chiki Fawzi Nekat Berlayar ke Palestina Jadi Relawan, Ikang Fawzi Sempat Kaget

06 March 2026, 23:40 WIB
Chiki Fawzi Nekat Berlayar ke Palestina Jadi Relawan, Ikang Fawzi Sempat Kaget

Keputusan Chiki Fawzi untuk berangkat ke Palestina melalui jalur laut tentu menjadi perhatian besar bagi keluarganya. Sebagai seorang anak, Chiki mengaku tidak mudah untuk memberikan pemahaman kepada sang ayah, Ikang Fawzi, mengenai misinya yang cukup berbahaya tersebut. Reaksi kaget pun sempat ditunjukkan oleh sang ayah saat pertama kali mendengar rencana nekat putrinya.

Meski sempat terkejut, Chiki menjelaskan bahwa ayahnya adalah sosok yang sangat menghargai perjuangan kemanusiaan. Melalui komunikasi yang intens, Chiki perlahan-lahan meyakinkan orang tuanya bahwa apa yang ia lakukan adalah sebuah kewajiban nurani.

Simak berita lainnya di Liputan6.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

"Iya, usaha sih memang pelan-pelan dan tapi Ayah tahu banget ini perjuangan di sini. Kaget banget, Mas. Ya kaget lah, ngomong macem-macem antara bapak dan anak," ungkap Chiki Fawzi saat ditemui di kawasan Kemang, Rabu (4/3/2026).

Ketegangan di wilayah Timur Tengah yang saat ini sedang memanas tentu menambah rasa khawatir bagi pihak keluarga. Namun, Chiki bersyukur karena akhirnya ia mendapatkan restu dan dukungan moral yang kuat dari Ikang Fawzi untuk melanjutkan niat baiknya tersebut.

"Sama Ayah didukung sih. Ya khawatir pasti ada, orang tua lah, manusiawi. Pesannya ya jaga diri, jaga iman," ucap Chiki Fawzi. 

Berbeda dengan Chiki yang akan berangkat, sang kakak, yakni Bella Fawzi dipastikan tidak ikut dalam pelayaran kali ini. 

"Aku saja sih, harus ada yang jaga Ayah," kata Chiki. Ia mengungkapkan bahwa harus ada anggota keluarga yang tetap berada di rumah untuk menemani sang ayah selama ia menjalankan misi di luar negeri.

Misi pelayaran yang direncanakan mulai bulan April ini diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama. Chiki pun sudah menyiapkan mental dan fisik untuk tinggal di wilayah tersebut demi membantu masyarakat setempat.

"Rencana sebenarnya kita menargetkan dua bulan sih. Dari awal pelayarannya ya, terakhir rapat seperti itu. Tapi kita akan lihat nanti kondisinya akan seperti apa karena sebenarnya sekarang yang bisa masuk Gaza kalau lewat jalur darat itu cuma orang-orang medis," jelasnya.

Sumber : KapanLagi.com