Kirana Larasati Ingin Pecah Rekor Lagi Meski Merasa 'Bayi' di Dunia Selam
11 March 2026, 15:38 WIB
Kirana Larasati kini juga dikenal sebagai penyelam bahkan pernah pecah rekor. Lalu apa target selanjutnya? Yuk simak pernyataannya berikut ini di KapanLagi!
Kirana Larasati adalah selebriti yang kini tengah menggeluti selam. Meski sudah memecahkan rekor MURI di kedalaman 127,8 meter, Kirana Larasati tidak mau cepat puas. Aktris kelahiran 1987 ini merasa pencapaiannya saat ini masih jauh jika dibandingkan dengan para penyelam teknis perempuan di level internasional.
Yuk simak target Kirana selanjutnya seperti yang ia sampaikan kepada KapanLagi.com!
Kirana mengakui bahwa dirinya masih harus banyak belajar untuk bisa menyamai prestasi penyelam dari negara lain. Ia pun mengungkapkan ambisinya untuk bisa melampaui angka yang dicapainya saat ini di masa depan.
"Ingin (mengalahkan rekor lagi). Oke jujur saja kalau kita bicara di luar Indonesia, aduh saya ini masih bayi. 127,8 meter itu bukan apa-apa di luar Indonesia ya," kata Kirana Larasati saat ditemui KapanLagi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Banyak sekali orang... sorry tidak banyak tapi ada saja orang yang sudah 240 meter, 300 meter, atau bahkan teman saya perempuan di negara lainnya di China sudah 150 meter,"
Bagi Kirana, angka 127,8 meter barulah sebuah batu loncatan awal. Ia bertekad untuk terus berlatih dan meningkatkan level kemampuannya agar bisa bersaing lebih jauh lagi di tingkat global.
"Jadi saya tahu gitu bahwa apa yang saya lakukan sekarang ini adalah suatu batu loncatan untuk ke level yang berikutnya. Saya tidak mau berbangga diri terlalu sombong, tapi ya bolehlah kalau di Indonesia saya sesekali sombong," selorohnya diiringi tawa.
Namun, Kirana menyadari bahwa untuk menyelam lebih dalam lagi dibutuhkan persiapan yang sangat matang, baik dari segi waktu, fisik, maupun pengaturan jadwal pekerjaannya yang lain.
"Jadi mungkin ke depannya saya mau melakukan tapi tidak dalam waktu dekat ini karena ya saya masih ada pekerjaan lain yang harus dilakukan. Tentu saja ini butuh waktu, butuh tenaga, dan butuh manajemen schedule yang sangat baik," pungkas Kirana.