Usai Lapor Polisi, Anisa Bahar dan Ratu Meta Buka Pintu Damai Asal Uang Kembali

08 April 2026, 16:10 WIB
Usai Lapor Polisi, Anisa Bahar dan Ratu Meta Buka Pintu Damai Asal Uang Kembali

Meskipun telah resmi melaporkan dugaan penipuan ke pihak kepolisian, Anisa Bahar dan Ratu Meta ternyata masih membuka pintu untuk penyelesaian secara damai. Namun, ada satu syarat mutlak yang tidak bisa ditawar: semua kerugian mereka harus dikembalikan secara lunas.

Keduanya menegaskan bahwa tujuan utama mereka bukanlah untuk memenjarakan terduga pelaku berinisial NF, melainkan untuk mendapatkan kembali hak-hak mereka yang telah hilang.

"Iya dong, semua orang pasti begitu. Kita sebenarnya tidak mau ribut, kita cuma mau hak kita kembali," ujar Anisa Bahar saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026) malam.

Pihak terlapor, menurut Ratu Meta, sempat menawarkan untuk membayar secara cicilan saat proses somasi. Namun, tawaran tersebut mereka tolak mentah-mentah.

"Penipuan. Karena pas somasi dia bilang mau bayar dicicil, tapi kita tidak mau. Kalau dicicil nanti pidananya hilang dan jatuhnya jadi perdata. Kita mau dibayar lunas semuanya," jelas Ratu Meta.

Mereka khawatir jika menerima opsi cicilan, kasus pidananya akan gugur dan mereka akan semakin sulit untuk menuntut haknya. Anisa Bahar pun memberikan pesan tegas kepada NF untuk lebih bertanggung jawab dan tidak lagi memberikan janji-janji palsu.

"Lebih bertanggung jawab lagi. Kalau memang niat baik, segera selesaikan masalahnya ke kita. Jangan cuma janji manis 'entar besok-entar besok' (tar-sok) terus," pungkasnya.

Di sisi lain, Ratu Meta juga mengungkapkan fakta mengejutkan. Setelah ia mengunggah masalah ini di media sosial, banyak korban lain yang menghubunginya. Ternyata, NF diduga telah menipu lebih dari 10 orang dengan modus yang serupa.

"Setelah saya posting di media sosial (tanpa menyebut nama), banyak yang DM saya. Ternyata korbannya tidak cuma saya, bahkan ada grup korbannya sendiri," ungkap Ratu Meta.

 

Sumber : KapanLagi.com