Nam Taehyun Eks WINNER Divonis 1 Tahun Penjara Usai DUI Saat Probasi
10 April 2026, 15:51 WIB
Simak kronologi lengkap kasus Nam Tae Hyun yang divonis penjara! Baca fakta, hukuman, dan dampaknya. Klik untuk update terbaru!
Kasus hukum kembali menjerat mantan idol K-Pop Nam Taehyun yang kini dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan Seoul pada 9 April 2026. Eks member WINNER tersebut terbukti melakukan pelanggaran mengemudi dalam keadaan mabuk saat masih menjalani masa percobaan.
Insiden terjadi di jalan tol kawasan Dongjak Bridge dengan kecepatan tinggi yang membahayakan. Putusan ini menjadi sorotan karena melibatkan pelanggaran berulang dan rekam jejak kontroversial sang artis.
Pengadilan Distrik Barat Seoul menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada Nam Tae Hyun. Selain itu, ia juga dikenai denda sebesar 1 juta Won (sekitar Rp 13 juta). Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta 1 tahun 6 bulan penjara.
Hakim Yang Eun Sang menegaskan bahwa tindakan Nam sangat berbahaya bagi keselamatan publik. Ia menyebut risiko kecelakaan sangat tinggi sehingga perlu hukuman tegas. Meski begitu, tidak ada penahanan langsung.
Nam Tae Hyun tidak langsung ditahan setelah vonis dibacakan. Pengadilan menilai tidak ada risiko pelarian atau penghilangan barang bukti. Ia tetap bebas sementara hingga keputusan berkekuatan hukum tetap.
Kejadian berlangsung dini hari pada 27 April tahun lalu di Gangbyeonbuk-ro. Nam mengemudi hingga 182 km/jam, jauh di atas batas 80 km/jam. Mobilnya menabrak pembatas jalan, namun tidak menimbulkan korban.
Saat kejadian, kadar alkohol dalam darahnya mencapai 0,122%. Angka ini jauh di atas batas legal Korea Selatan yaitu 0,08%. Kondisi ini memperkuat bukti bahwa ia mengemudi dalam keadaan mabuk berat.
Kasus ini makin serius karena terjadi saat Nam Tae Hyun menjalani masa percobaan. Sebelumnya, ia tersandung kasus narkoba pada Januari 2024. Ia mendapat hukuman penjara satu tahun dengan masa percobaan dua tahun.
Nam Tae Hyun juga pernah terlibat kasus DUI pada 2023 dengan denda 6 juta KRW. Dalam pernyataan terakhirnya, ia mengakui kesalahan dan berjanji berubah. "Saya akan memastikan ini tidak terjadi lagi," ujarnya.