Yulia Baltschun Curhat Usai Diselingkuhi, Pilih Pergi atau Bertahan Demi Anak

17 April 2026, 16:10 WIB
Yulia Baltschun Curhat Usai Diselingkuhi, Pilih Pergi atau Bertahan Demi Anak

Di tengah ramainya kabar perselingkuhan yang menyeret rumah tangganya dengan Scot Humphreys, Yulia Baltschun akhirnya buka suara. Lewat unggahan emosional, ia membagikan isi hatinya yang hancur sekaligus dilema berat atas hal yang sedang ia hadapi sebagai seorang perempuan dan ibu.

Yulia secara jujur mengungkapkan perasaannya sebagai seorang perempuan yang dikhianati. Ia tidak menutupi betapa dalam luka yang dirasakannya setelah sang suami membuat pengakuan panjang soal selingkuh dengan perempuan lain.

Usai si suami mengaku selingkuh dan meminta maaf lewat unggahan media sosial, Yulia Baltschun memang sempat mengungkapkan kekecewaan dan kesedihan yang mendalam. 

Dari POV-nya, Yulia mengaku belum siap masalah ini go public, tapi apa daya suaminta telah mengumbar masalah rumah tangganya. Meski membenarkan berita yang sudah terlanjur heboh dan masih enggan menjabarkan kronologinya, Yulia berterima kasih karena mendapat support penuh dari sahabat, keluarga dan fans. 

Dalam kondisi emosional tersebut, Yulia mengaku memiliki keinginan kuat untuk benar-benar menjauh dari sang suami. Bahkan, ia tidak ingin lagi berinteraksi dalam bentuk apa pun.

"Sebagai perempuan, hati aku hancur lebur, rasa paling kuat adalah ingin melepaskan diri 100%. Aku tidak ingin ketemu dia lagi, cium baunya lagi, dengar apa-apa tentang dia lagi. Aku inginnya dia menghilang dari hidup aku selamanya," tulisnya dalam unggahan terbaru.

Namun di sisi lain, Yulia juga menampilkan perspektif berbeda sebagai seorang ibu. Ia mengaku hatinya masih menyimpan harapan dan keinginan untuk mempertahankan keluarga kecilnya demi sang anak. Hal ini menjadi pertarungan batin yang tidak mudah untuk dijalani.

Yulia juga mengungkap bahwa dirinya masih berserah kepada Tuhan untuk diberikan jalan terbaik. Ia berharap keluarganya masih bisa diselamatkan, meski di tengah luka yang belum pulih. Baginya, harapan itu masih ada, walau terasa sangat berat.

Ia pun menegaskan bahwa berada di posisi tersebut bukanlah hal mudah. Perasaan yang bertolak belakang membuatnya harus menghadapi tekanan luar biasa. "Berada di tengah-tengah sangatlah berat sekali," ungkapnya menggambarkan konflik batin yang dialami.

Di akhir pernyataannya, Yulia meminta agar perempuan yang berada di posisi serupa tidak dihakimi. 

"Jangan sebut dia BODOH saat masih berdoa & berharap,
Dan jangan sebut dia EGOIS saat memutuskan untuk melepaskan diri. Karena kedua pilihan sama-sama bukan pilihan yg pernah kita pikirkan, bukan yg kita inginkan, tapi pilihan tsb dipaksakan untuk kita harus memilih di saat hati masih terluka & di saat bernafas pun masih terasa berat," tutupnya.

Sumber : KapanLagi.com