Rumah Dijarah Sampai Difitnah, Uya Kuya Nyesel Jadi Anggota DPR? Begini Jawaban Tegasnya
21 April 2026, 18:11 WIB
Anggota DPR RI sekaligus artis senior, Uya Kuya, belakangan ini menjadi sorotan tajam publik setelah diterpa fitnah yang sangat masif. Berikut selengkapnya.
Anggota DPR RI sekaligus artis senior, Uya Kuya, belakangan ini menjadi sorotan tajam publik setelah diterpa fitnah yang sangat masif. Ia dituduh memiliki 750 dapur untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebuah narasi yang beredar luas di platform Threads, X, hingga TikTok.
Kejadian ini bukan pertama kalinya Uya dirugikan oleh berita bohong. Sebelumnya, pada Agustus lalu, rumah pribadinya bahkan sampai dijarah oleh massa akibat provokasi video hoaks yang dijahit oleh oknum tidak bertanggung jawab. Rentetan peristiwa pahit ini memicu pertanyaan besar, apakah ia menyesal telah terjun ke dunia politik. Berikut selengkapnya.
Uya mengakui bahwa keluarganya, terutama sang anak, Cinta Kuya, merasa sangat khawatir dan sedih melihat kondisi sang ayah yang terus-menerus diserang. Cinta bahkan sempat memberikan saran agar ayahnya tidak terlalu vokal dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di Senayan.
"Cinta sempat bilang dulu, 'Pah, udah nggak usah terlalu vokal.' Ya cuma ini kan jalan hidup gua dan gua udah memutuskan untuk terjun ngebela rakyat. Gua selalu bilang sama anak-anak, 'Anggap aja ini pengorbanan.' Cuma gua pikir kejadian rumah dijarah ini udah selesai, eh ada fitnah-fitnah gila lagi. Makanya gua laporin," ujar Uya Kuya saat ditemui di gedung DPR RI, Selasa (21/4/2026).
Kesedihan keluarga Uya memang beralasan. Dampak dari hoaks yang dibiarkan dulu berujung pada kerugian materiil yang sangat besar. Rumah yang dibangun Uya dari hasil kerja kerasnya selama belasan tahun di dunia hiburan harus hancur dan barang-barangnya ludes diambil penjarah.
"Cinta sedih lah pastinya. Karena mereka ngalamin apa yang terjadi sama keluarga kita di bulan Agustus itu akibat beredarnya video-video hoaks," katanya.
"Video lama gua di TikTok dijahit-jahit, seolah-olah gua menghina masyarakat. Padahal gua tidak pernah sekali pun ngomong begitu. Tapi salahnya bulan Agustus kemarin gua diem aja. Jahat sih menurut gua orang-orang yang begini, zalim, jahat," tambah Uya.
Meski harus menelan pil pahit berkali-kali, Uya Kuya menegaskan bahwa rasa sesal tidak akan membuatnya berhenti. Ia justru merasa serangan-serangan fitnah ini menjadi bukti bahwa keberadaannya sebagai politisi mulai diperhitungkan oleh pihak-pihak tertentu.
"Tapi gua dihiburnya gini, bahwa saat lu diserang orang, difitnah orang, berarti lu diperhitungkan. Dan gua juga bingung ya, ini terjadi waktu baru beberapa hari gua diangkat jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta. Udah, dicoba kayak begini gitu. Tapi nggak apa-apa, ini cobaan," lanjutnya lagi.
Bagi Uya, fitnah terbaru soal kepemilikan 750 dapur MBG adalah sesuatu yang tidak masuk akal jika dipikir dengan logika sehat. Namun, hal itu tetap dilaporkannya ke pihak kepolisian demi memberikan efek jera kepada para penyebar berita bohong agar kejadian penjarahan rumah tidak terulang kembali.
"Ini tidak menyurutkan saya untuk tetap bersuara, membela rakyat, untuk melakukan tugas saya sebagai anggota DPR. Saya tidak akan mundur," tegas Uya Kuya.