7 Perubahan Besar di ONE PIECE Live Action Season 2, Banyak Karakter Muncul Lebih Cepat!

13 March 2026, 11:00 WIB
7 Perubahan Besar di ONE PIECE Live Action Season 2, Banyak Karakter Muncul Lebih Cepat!

Kapanlagi.com - Musim kedua ONE PIECE akhirnya resmi tayang di Netflix, membawa kembali petualangan Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami menuju Grand Line. Dalam delapan episode, season ini merangkum beberapa arc penting seperti Reverse Mountain, Loguetown, Whiskey Peak, Little Garden, hingga Drum Island. Karena harus memadatkan cerita yang cukup panjang, tim produksi pun melakukan sejumlah perubahan dari versi manga dan anime. Beberapa alur cerita juga dipersingkat agar ritme serial tetap terasa cepat dan tidak bertele-tele.

Beberapa adegan ikonik dihilangkan, sementara beberapa karakter justru muncul lebih awal dari yang seharusnya. Ada juga tambahan cerita baru yang tidak pernah muncul dalam materi aslinya. Hal ini dilakukan agar cerita tetap terasa padat sekaligus menarik bagi penonton baru yang mungkin belum mengikuti versi animenya. Pendekatan ini juga membuat serial terasa sedikit berbeda meski tetap berada di jalur cerita utama.

Meski ada perubahan, banyak penggemar menilai adaptasi ini tetap berhasil menjaga semangat petualangan khas ONE PIECE karya Eiichiro Oda. Beberapa perubahan bahkan dianggap memberi warna baru pada cerita yang sudah dikenal luas. Adaptasi ini juga menunjukkan bahwa cerita ONE PIECE masih bisa berkembang dalam format yang berbeda. Berikut tujuh perubahan besar yang muncul di season kedua versi live-action.

(kpl/afd)

Bartolomeo Muncul Lebih Awal

Bartolomeo Muncul Lebih Awal

Karakter favorit fans Bartolomeo muncul lebih awal di season kedua live-action. Ia terlihat di kota Loguetown, tempat eksekusi Gol D. Roger terjadi. Dalam cerita ini, Bartolomeo bahkan sempat berinteraksi langsung dengan Monkey D. Luffy. Kemunculan ini langsung menarik perhatian para penggemar.

Di versi manga dan anime, Bartolomeo sebenarnya baru muncul jauh lebih lama setelah arc ini. Namun live-action tampaknya ingin memperkenalkan karakter ini lebih cepat kepada penonton. Hal ini membuka kemungkinan perannya akan lebih besar di musim berikutnya. Banyak fans juga berspekulasi bahwa karakternya akan kembali muncul dalam cerita selanjutnya.

Duel Luffy vs Zoro Tidak Terjadi

Duel Luffy vs Zoro Tidak Terjadi

Salah satu adegan yang cukup terkenal di Whiskey Peak adalah kesalahpahaman antara Monkey D. Luffy dan Roronoa Zoro. Dalam cerita asli, Luffy mengira Zoro menyerang penduduk desa tanpa alasan. Hal ini membuat keduanya sempat bertarung. Pertarungan itu menjadi salah satu momen yang cukup diingat oleh fans.

Namun dalam live-action, adegan pertarungan tersebut tidak dimasukkan. Fokus cerita lebih diarahkan pada Zoro yang melawan anggota Baroque Works. Keputusan ini kemungkinan diambil untuk menghemat durasi cerita. Dengan begitu alur utama bisa tetap berjalan lebih cepat.

Sabo Tiba-Tiba Muncul

Sabo Tiba-Tiba Muncul

Perubahan besar lainnya adalah kemunculan Sabo yang jauh lebih cepat dari cerita aslinya. Dalam versi live-action, ia muncul saat ayah Luffy yaitu Monkey D. Dragon hadir menghadapi Smoker. Momen ini menjadi salah satu kejutan terbesar bagi para penggemar. Banyak penonton yang tidak menyangka karakter ini akan muncul secepat itu.

Di manga dan anime, Sabo baru diperkenalkan jauh setelah arc ini selesai. Karena itu kemunculannya terasa sangat tidak terduga. Banyak fans menduga ini adalah cara serial live-action membangun cerita jangka panjang. Bisa jadi kemunculannya menjadi petunjuk penting untuk musim berikutnya.

Smoker Dan Tashigi Punya Cerita Baru

Smoker Dan Tashigi Punya Cerita Baru

Karakter Smoker dan bawahannya Tashigi mendapat porsi cerita tambahan. Live-action memberikan mereka alur baru yang tidak ada di manga maupun anime. Hal ini membuat karakter mereka terasa lebih aktif dalam cerita. Peran mereka juga terasa lebih menonjol dibanding sebelumnya.

Dalam alur tersebut, keduanya menemukan pos pemerintah yang telah diserang oleh Baroque Works. Mereka kemudian berhadapan langsung dengan anggota organisasi tersebut. Pertarungan ini menjadi salah satu tambahan cerita baru dalam serial. Adegan ini juga memperlihatkan kemampuan mereka secara lebih jelas.

Brook Muncul Lebih Awal Dan Bukan Skeleton

Brook Muncul Lebih Awal Dan Bukan Skeleton

Live-action juga memberi easter egg menarik dengan kemunculan Brook. Ia terlihat dalam sebuah kilas balik saat memainkan musik untuk paus raksasa Laboon. Momen ini membuat fans langsung menyadari siapa sosok tersebut. Banyak yang langsung menganggapnya sebagai teaser penting.

Dalam versi asli, Brook baru muncul di arc Thriller Bark Arc. Arc tersebut terjadi jauh setelah cerita Drum Island. Karena itu kemunculannya di season dua terasa seperti teaser masa depan. Kemunculan singkat ini juga membuat fans makin penasaran.

Lapan Tidak Ditampilkan

Lapan Tidak Ditampilkan

Di Drum Island, kru Topi Jerami sebenarnya bertemu makhluk bernama Lapan. Lapan adalah kelinci salju raksasa yang sangat berbahaya. Dalam manga dan anime, makhluk ini sempat menjadi musuh bagi kru. Pertemuan itu menjadi salah satu momen unik di arc tersebut.

Namun live-action tidak menampilkan makhluk tersebut. Kemungkinan alasannya adalah efek visual yang cukup rumit. Meski begitu, ada kepala kelinci yang terlihat tergantung di sebuah rumah sebagai petunjuk kecil tentang keberadaan Lapan. Detail kecil ini langsung disadari oleh banyak fans.

Fusion Chess Dan Kuromarimo Tidak Terjadi

Fusion Chess Dan Kuromarimo Tidak Terjadi

Dua bawahan Wapol, yaitu Chess dan Kuromarimo, juga mengalami perubahan. Dalam manga dan anime, mereka dapat bergabung menjadi satu makhluk. Fusion tersebut terjadi berkat kekuatan Munch-Munch Fruit milik Wapol. Teknik ini cukup unik dalam cerita aslinya.

Namun teknik ini tidak muncul di versi live-action. Keduanya tetap bertarung secara terpisah melawan Sanji dan Tony Tony Chopper. Meski tanpa fusion, mereka tetap menjadi lawan yang cukup merepotkan. Pertarungan tersebut tetap memberikan tantangan bagi kru Topi Jerami.

Sumber : KapanLagi.com