'Demon Slayer: Infinity Castle' Tembus Rp 4,2 Triliun, Jadi Film Jepang Terlaris Kedua Sepanjang Masa!
01 April 2026, 16:45 WIB
Film Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Infinity Castle cetak 40 miliar yen di Jepang! Raihan ini bikin Tanjiro cs makin tak terbendung di box office.
Kapanlagi.com - Film pertama dari trilogi Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle kembali mencetak sejarah di industri anime. Film ini berhasil menarik lebih dari 27 juta penonton di Jepang dan menembus pendapatan fantastis, yakni 40 miliar yen (Rp 4,2 Triliun).
Dengan pencapaian ini, Infinity Castle resmi menjadi film Jepang terlaris kedua sepanjang masa, hanya kalah dari pendahulunya, Mugen Train. Kesuksesan ini membuktikan bahwa hype Demon Slayer masih sangat kuat di kalangan fans.
(kpl/kiy)
Tembus Rp 4,2 Triliun dengan Kecepatan Gila
Film Infinity Castle mencapai angka 40 miliar yen dalam waktu 254 hari sejak dirilis pada 18 Juli tahun lalu. Angka ini menunjukkan konsistensi tinggi dari segi penonton dan performa box office.
Yang bikin makin gila, film ini mencetak 10 miliar yen hanya dalam 8 hari pertama. Lalu naik ke 20 miliar dalam 23 hari, dan 30 miliar dalam 46 hari. Angka yang super cepat untuk standar industri film Jepang.
Lonjakan ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme fans terhadap arc final dari Demon Slayer. Bahkan setelah berbulan-bulan tayang, film ini masih mampu menarik penonton baru.
Dengan pencapaian ini, Infinity Castle semakin memperkuat posisi franchise ini sebagai salah satu yang paling sukses dalam sejarah anime.
Arc Final yang Penuh Pertarungan Epik
Film ini merupakan bagian pertama dari trilogi Infinity Castle Arc, yang mengangkat pertarungan klimaks antara Tanjiro dan Muzan Kibutsuji.
Cerita dimulai saat Muzan menyerang markas utama Demon Slayer Corps, yang kemudian membawa Tanjiro dan para Hashira masuk ke dalam Infinity Castle.
Di sinilah pertempuran besar akhirnya dimulai. Semua karakter penting, mulai dari Tanjiro, Zenitsu, Inosuke, hingga para Hashira, bersatu untuk menghadapi ancaman terbesar mereka.
Arc ini dianggap sebagai salah satu bagian paling intens dan emosional dalam cerita Demon Slayer, karena mempertaruhkan segalanya dalam pertarungan terakhir.
Produksi Kelas Atas Bikin Visual Makin Gila
Seperti seri sebelumnya, film ini kembali digarap oleh studio ufotable dengan sutradara Haruo Sotozaki. Kualitas animasi yang dihadirkan tetap konsisten di level tertinggi.
Desain karakter ditangani oleh Akira Matsushima, sementara musik digarap oleh Yuki Kajiura dan Go Shiina. Kombinasi ini sukses menciptakan atmosfer yang dramatis dan mendalam.
Visual pertarungan di Infinity Castle juga disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik sepanjang franchise. Setiap adegan dibuat detail dan penuh efek yang memanjakan mata.
Hal ini jadi salah satu faktor utama kenapa film ini mampu mempertahankan hype dan terus menarik penonton hingga berbulan-bulan.
Masa Depan Trilogi Infinity Castle Masih Panjang
Film ini baru menjadi pembuka dari trilogi Infinity Castle. Dua film selanjutnya sudah dipastikan akan melanjutkan cerita hingga mencapai klimaks akhir.
Dengan fondasi kuat dari film pertama, ekspektasi terhadap dua film berikutnya pun semakin tinggi. Fans tentu menantikan bagaimana cerita ini akan ditutup.
Melihat kesuksesan luar biasa film pertama, bukan tidak mungkin dua film berikutnya akan mencetak rekor yang lebih besar lagi. Yang jelas, Demon Slayer sekali lagi membuktikan dirinya sebagai salah satu franchise anime terbesar di dunia saat ini.