Produser XG Simon Jakops Ditangkap di Jepang Terkait Dugaan Narkoba, Agensi Ikut Disorot
26 February 2026, 10:00 WIB
Produser utama XG, Simon Jakops, ditangkap di Jepang atas dugaan kepemilikan kokain. Kasus ini bikin publik sorot agensi XGALX.
Kabar mengejutkan datang dari industri musik global. Produser utama di balik kesuksesan girl group XG, Simon Jakops alias Junho Sakai, dilaporkan ditangkap di Jepang atas dugaan kepemilikan narkoba. Penangkapan ini langsung bikin publik heboh karena menyeret nama besar di balik grup yang tengah naik daun tersebut.
Menurut laporan media Jepang, Simon diamankan pada 23 Februari setelah pihak kepolisian menerima laporan anonim terkait dugaan penggunaan kokain di sebuah hotel di Prefektur Aichi. Kasus ini kini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
(kpl/kiy)
Ditangkap Bersama Tiga Orang Lain di Hotel Aichi
Berdasarkan informasi dari pihak investigasi, Simon Jakops ditangkap bersama tiga orang lainnya. Mereka diduga menyimpan beberapa kantong kokain di kamar hotel tempat mereka menginap.
Divisi Investigasi Narkotika dan Senjata Api disebut bergerak cepat setelah menerima laporan anonim. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan empat kantong kokain serta ganja kering yang kemudian disita sebagai barang bukti.
Diduga Langgar Undang-Undang Narkotika Jepang
Sejumlah media Jepang melaporkan bahwa Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo telah menahan Simon dan tiga tersangka lain atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Narkotika Jepang.
Kasus ini tentu berdampak besar pada citra industri hiburan, terutama karena Simon merupakan figur sentral di balik XG. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak agensi terkait perkembangan kasus tersebut.
Sosok Penting di Balik Kesuksesan XG
Simon Jakops dikenal sebagai produser utama dan pendiri label XGALX. Ia memulai kariernya sebagai musisi pada 2009 dan sempat aktif sebagai idol sebelum fokus menjadi produser pada 2014.
Di bawah kepemimpinannya, XG debut pada 2022 dan sukses mencuri perhatian lewat lagu seperti IS THIS LOVE, LEFT RIGHT, SHOOTING STAR, dan WOKE UP. Album debut mereka, The Core, bahkan baru saja dirilis pada 23 Januari lalu. Kini, kasus yang menjerat sang produser membuat masa depan grup tersebut ikut menjadi tanda tanya besar.